Tren teknologi yang akan berkembang di masa depan
Tren teknologi yang akan berkembang di masa depan adalah bekerja sama dengan robot,Robot adalah seperangkat alat mekanik yang bisa melakukan tugas fisik, baik dengan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Istilah robot berawal bahasa Ceko “robota” yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal lelah atau bosan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produksi. Penggunaan robot lainnya termasuk untuk pembersihan limbah beracun, penjelajahan bawah air dan luar angkasa, pertambangan, pekerjaan cari dan tolong, dan untuk pencarian tambang. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu, dan pemotong rumput.
Dan dimasa depan ini kita akan bekerja dengan mereka semua,dan saya berharap tidak akan terjadi kesalahan dalam membuatnya,karna kalau ada sedikit kesalahan saja,maka bisa terjadi bencana pada dunia ini(perang digital).
Tugas 2
1.Teknologi cloud computing:
adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi, di mana pengguna komputer diberikan hak akses (login).
2.mobile computing:
Mobile computing adalah sebuah paradigma baru dalam kemajuan teknologi yang dapat melakukan komunikasi dengan jaringan nirkabel sehingga user mampu melakukan perpindahan.
3.ubiquitous computing:
Ubiquitous computing adalah metode untuk meningkatkan penggunaan komputer dengan membuat banyak komputer tersedia di seluruh lingkungan fisik, tetapi membuat mereka secara efektif terlihat oleh pengguna.
4.nano science:
Nanosains adalah studi perilaku benda-benda dan struktur pada skala yang sangat kecil yaitu sekitar 1 nanometer ( m) sampai 100 nanometer ( = m).
5.grid technologi:
Grid technology adalah penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer yang terdistribusi dan terpisah secara geografis untuk memecahkan persoalan komputasi dalam skala besar.
Saturday, November 9, 2019
Sunday, October 13, 2019
Sejarah perkembangan teknologi informasi dan review
Sejarah perkembangan teknologi informasi beserta review produk nya
Menurut Daniel Chandler dan Rod Munday dalam A Dictionary of Media and Communication (2011 : 211), bahwa teknologi informasi secara umum bersinonim dengan komputer dan jaringan komputer namun lebih luas dalam hal perancangan berbagai teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses, dan/atau mendistribusikan informasi secara elektronik termasuk di dalamnya televisi dan telepon.
Beberapa industri yang dihubungkan dengan teknologi informasi adalah perangkat keras komputer, perangkat lunak, elektronik, semikonduktor, internet, telekomunikasi, dan e-commerce. Adapun yang termasuk ke dalam teknologi informasi adalah teknologi komputer, teknologi komunikasi, teknologi telekomunikasi, sistem komunikasi optik, teknologi komunikasi satelit, teknologi komunikasi komputer, dan teknologi CD dan DVD.
Review produk
Google glass
Google Glass adalah komputer bisa pakai yang sedang dikembangkan oleh Google melalui proyek riset dan pengembangan Project Glass. Perangkat ini menampilkan informasi dalam format bergaya telepon pintar,yang bisa terhubung ke Internet melalui perintah suara bahasa alami.
Kelebihan:
- Mengambil gambar dari kacamata
Wow, Google glass memiliki kemampuan untuk mengambil gambar pada saat kacamata dikenakan. Ini adalah salah satu kelebihan apa yang pengguna mampu lakukan dengan kacamata Google. Perangkat ini dikenal memiliki kemampuan untuk mengambil foto dan juga merekam video. Jadi pemakainya akan mampu mengambil gambar dari apa yang dia lihat.
- Sebagai penunjuk arah
Pengguna kacamata Google akan dapat mengakses GPS melalui apps dan konektivitas yang akan membantu mereka mendapatkan arah tepat di depan mata mereka. Pengguna tidak perlu bersusah payah lagi untuk mencari arah dan jalan karena dengan menggunakan perangkat GPS yang ada dalam aplikasi Google glass, pengguna dapat menemukan arah karena mereka akan memiliki peta dengan GPS tepat di depan mata mereka.
- Memiliki kemampuan untuk menerjemahkan
Google glass akan mendukung aplikasi yang membantu pengguna menerjemahkan hal-hal dalam bahasa lain. .
- Voice activation dan voice recognition
Dari promosi dan video yang ditampilkan di media iklan menunjukkan bahwa Google glass merupakan perangkat yang mendukung pengenalan suara. Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai fungsi dengan memberikan perintah suara.
Kekurangan nya:
- Bisa digunakan untuk mengintip dan merekap lawan jenis.
- Digunakan untuk mematai-matai seseorang.
- Melihat pornografi.
- Membuat para penggunanya antisocial.
- Bisa menyebabkan kecelakaan seperti ketika pengemudi menggunakan ponsel. Kabarnya di Amerika sebelum Google glass diluncurkan. Otoritas pemerintah di sana melarang para pengemudi mobil untuk memakai google glass saat berkendara.
- Kualitas suara rendahan
Friday, July 19, 2019
budaya ospek di indonesia
budaya ospek di indonesia
Ospek adalah singkatan dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus yang berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 25 tahun 2014, memiliki tujuan umum untuk “memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, khususnya kegiatan pembelajaran dan kemahasiswaan”.
materi materi yang diberikan pada saat ospek adalah sebagai berikut:
Ospek adalah singkatan dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus yang berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 25 tahun 2014, memiliki tujuan umum untuk “memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, khususnya kegiatan pembelajaran dan kemahasiswaan”.
materi materi yang diberikan pada saat ospek adalah sebagai berikut:
- Wawasan kebangsaan,
- Pendidikan tinggi di Indonesia,
- Kegiatan akademik di perguruan tinggi,
- Pengenalan nilai budaya, tata krama dan etika keillmuan,
- Organisasi dan kegiatan kemahasiswaan,
- Layanan mahasiswa, dan
- Persiapan penyesuaian diri di perguruan tinggi
Sejak tahun 1995 kasus Ospek mulai merambah ke media publik karena banyaknya korban berjatuhan. Oleh karena itu,kita harus:
1. Berhenti mendidik seseorang untuk menaruh rasa hormat pada orang lain
2. Berhenti untuk mengubah kepribadian atau sifat mahasiswa baru
3. Berhenti menjadikan kegiatan Ospek yang wajib diikuti mahasiswa baru
jadi sebagai pembimbing yang baik kita harus memperkenalkan tempat baru dengan cara yang menyenangkan dan bukan dengan cara yang buruk.
Friday, January 11, 2019
2019: Pengangguran Diproyeksi Turun ke Level 4,7%
Bisnis.com, JAKARTA — Tingkat pengangguran Indonesia diperkirakan terus menurun menjadi 4,7% pada 2019 dari level 5,13% pada 2018, kendati kondisi perekonomian nasional diprediksi masih bergejolak.
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Imelda Freddy mengatakan, penurunan tingkat pengangguran di Indonesia tiap tahunnya terjadi karena semakin banyak lapangan pekerjaan yang tercipta.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada tahun ini tercatat sebesar 5,13%. Pada 2015, TPT mencapai 6,18%, 2016 sebesar 5,61%, dan 2017 turun lagi menjadi 5,50%.
"Melihat tren beberapa tahun kebelakang, maka tingkat pengangguran di Indonesia bisa menurun hanya jadi sebesar 4,7% pada 2019," ujarnya kepada Bisnis.com, belum lama ini.
Menurut penjelasannya, salah satu yang membuat tingkat pengangguran di Indonesia semakin menurun adalah faktor kemudahaan pendaftaran izin usaha.
Pasalnya, pemerintah tengah gencar menjalankan pendaftaran izin usaha melalui sistem daring, sehingga pengusaha semakin mudah mandaftarkan bisnisnya dan semakin cepat pula mereka dapat beraktivitas.
"Ini berdampak pada perusahaan semakin cepat menyerap tenaga kerja formal," katanya.
Selain itu, sambungnya, sejumlah proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang dilakukan pemerintah turut berdampak pada pengurangan tingkat pengangguran. Pasalnya, infrastruktur yang baik semakin memudahkan suatu perusahaaan untuk beroperasi.
Kemudahan perusahaan dalam beroperasi dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan laba korporasi, sehingga iklim bisnis akan semakin kondusif dan berdampak pada pembukaan lapangan kerja serta peningkatan tenaga kerja.
FAKTOR RISIKO
Bagaimanapun, Imelda tak memungkiri kondisi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan sejumlah kebijakan—seperti pajak impor—yang memberatkan pengusaha tetap akan berdampak pada tingkat pengangguran.
Namun, dampak itu tak akan terlalu signifikan apabila pemerintah mengimbanginya dengan membuat proses perizinan usaha lebih mudah, yang dapat berujung pada penurunan tingkat pengangguran.
"Mungkin sampai 2020, sektor tenaga kerja akan sedikit terkena dampak dari gejolak perekonomian, tapi setelah itu akan lebih stabil. Dampaknya lebih pada investasi dan membuka usaha," tutur Imelda.
Sementara itu, pengamat ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak optimistis tingkat pengangguran akan terus menurun meski kondisi ekonomi belum stabil.
Sejumlah infrastruktur yang telah dibangun pemerintah berdampak tumbuhnya investasi usaha yang baru sehingga menyerap tenaga kerja.
"Enggak akan pengaruh karena proyek infrastruktur pemerintah ini berdampak pada munculkan investasi dan usaha baru di Indonesia.
Saya kira angka pengangguran ini akan terus turun mulai dari tahun ini dan ke depannya," ujarnya.
Menurutnya, turunnya tingkat pengangguran dalam kurun waktu tiga tahun ini karena pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah secara intensif selama 3 tahun ini yang berdampak baik secara langsung dan tak langsung telah mampu mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.
"Meski pembangunan infrastruktur secara langsung telah menyerap cukup banyak penganggur, namun dipahami teknologi yang dipergunakan sudah sangat maju sehingga belum mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja. Dampak tak langsungnya banyak usaha-usaha baru di Indonesia," kata Payaman.
Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan kondisi lapangan angka pengangguran semakin tinggi saat ini karena banyak tenaga kerja kontrak yang tak diperpanjang akibat perekonomian tengah bergejolak.
"Banyak perusahaan yang melakukan efisiensi dengan tak memperpanjang kontrak maupun merekrut karyawan baru," ucapnya.
Said menyoroti besaran tingkat pengangguran menurut BPS karena definisi penggangguran yang tak masuk akal. Pasalnya, orang yang bekerja minimal satu jam dalam seminggu disebut bukan pengangguran.
"Kenaikan anggaran untuk orang miskin di APBN meningkat tajam itu berarti kemiskinan dan angka pengangguran meningkat. Apalagi kalau kita menggunakan standar International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa orang yang bekerja adalah yang jam kerja nya 8 jam perminggu," terang Said.
Terpisah, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menuturkan salah satu cara untuk menekan angka pengangguran yakni melalui penyelenggaraan job fair.
"Kami berupaya menekan angka pengangguran dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatihan kerja, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja," ujarnya.
Penurunan jumlah penganggur menunjukkan bahwa jumlah kesempatan kerja yang tercipta lebih besar daripada pertambahan angkatan kerja baru sehingga jumlah pengangguran terbuka pun menjadi berkurang.
Berdasarkan data Kemenaker, Pada 2015 jumlah tenaga kerja yang diserap sebanyak 2,88 juta orang, lalu di 2016 sebanyak 2,45 juta orang, dan pada 2017 sebanyak 2,67 juta orang.
"Dalam tiga tahun terakhir kami berhasil membuka 8 juta lapangan pekerjaan baru. Tahun ini, target kami 2,8 juta orang. Target pak Jokowi kan dalam lima tahun dibuka 10 juta lapangan kerja baru dan itu pasti tercapai," ucap Hanif
Review artikel:menurut saya,lowongan kerja diindonesia ditahun 2019 nanti harus ditambah agar berkurang jumlah pengangguran di indonesia,dan dengan banyaknya lowongan kerja yang tersedia,banyak orang akan mendapatkan pekerjaan.
Sumber: https://m.bisnis.com/finansial/read/20180923/12/841154/2019-pengangguran-diproyeksi-turun-ke-level-47
Bisnis.com, JAKARTA — Tingkat pengangguran Indonesia diperkirakan terus menurun menjadi 4,7% pada 2019 dari level 5,13% pada 2018, kendati kondisi perekonomian nasional diprediksi masih bergejolak.
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Imelda Freddy mengatakan, penurunan tingkat pengangguran di Indonesia tiap tahunnya terjadi karena semakin banyak lapangan pekerjaan yang tercipta.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada tahun ini tercatat sebesar 5,13%. Pada 2015, TPT mencapai 6,18%, 2016 sebesar 5,61%, dan 2017 turun lagi menjadi 5,50%.
"Melihat tren beberapa tahun kebelakang, maka tingkat pengangguran di Indonesia bisa menurun hanya jadi sebesar 4,7% pada 2019," ujarnya kepada Bisnis.com, belum lama ini.
Menurut penjelasannya, salah satu yang membuat tingkat pengangguran di Indonesia semakin menurun adalah faktor kemudahaan pendaftaran izin usaha.
Pasalnya, pemerintah tengah gencar menjalankan pendaftaran izin usaha melalui sistem daring, sehingga pengusaha semakin mudah mandaftarkan bisnisnya dan semakin cepat pula mereka dapat beraktivitas.
"Ini berdampak pada perusahaan semakin cepat menyerap tenaga kerja formal," katanya.
Selain itu, sambungnya, sejumlah proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang dilakukan pemerintah turut berdampak pada pengurangan tingkat pengangguran. Pasalnya, infrastruktur yang baik semakin memudahkan suatu perusahaaan untuk beroperasi.
Kemudahan perusahaan dalam beroperasi dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan laba korporasi, sehingga iklim bisnis akan semakin kondusif dan berdampak pada pembukaan lapangan kerja serta peningkatan tenaga kerja.
FAKTOR RISIKO
Bagaimanapun, Imelda tak memungkiri kondisi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan sejumlah kebijakan—seperti pajak impor—yang memberatkan pengusaha tetap akan berdampak pada tingkat pengangguran.
Namun, dampak itu tak akan terlalu signifikan apabila pemerintah mengimbanginya dengan membuat proses perizinan usaha lebih mudah, yang dapat berujung pada penurunan tingkat pengangguran.
"Mungkin sampai 2020, sektor tenaga kerja akan sedikit terkena dampak dari gejolak perekonomian, tapi setelah itu akan lebih stabil. Dampaknya lebih pada investasi dan membuka usaha," tutur Imelda.
Sementara itu, pengamat ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak optimistis tingkat pengangguran akan terus menurun meski kondisi ekonomi belum stabil.
Sejumlah infrastruktur yang telah dibangun pemerintah berdampak tumbuhnya investasi usaha yang baru sehingga menyerap tenaga kerja.
"Enggak akan pengaruh karena proyek infrastruktur pemerintah ini berdampak pada munculkan investasi dan usaha baru di Indonesia.
Saya kira angka pengangguran ini akan terus turun mulai dari tahun ini dan ke depannya," ujarnya.
Menurutnya, turunnya tingkat pengangguran dalam kurun waktu tiga tahun ini karena pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah secara intensif selama 3 tahun ini yang berdampak baik secara langsung dan tak langsung telah mampu mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.
"Meski pembangunan infrastruktur secara langsung telah menyerap cukup banyak penganggur, namun dipahami teknologi yang dipergunakan sudah sangat maju sehingga belum mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja. Dampak tak langsungnya banyak usaha-usaha baru di Indonesia," kata Payaman.
Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan kondisi lapangan angka pengangguran semakin tinggi saat ini karena banyak tenaga kerja kontrak yang tak diperpanjang akibat perekonomian tengah bergejolak.
"Banyak perusahaan yang melakukan efisiensi dengan tak memperpanjang kontrak maupun merekrut karyawan baru," ucapnya.
Said menyoroti besaran tingkat pengangguran menurut BPS karena definisi penggangguran yang tak masuk akal. Pasalnya, orang yang bekerja minimal satu jam dalam seminggu disebut bukan pengangguran.
"Kenaikan anggaran untuk orang miskin di APBN meningkat tajam itu berarti kemiskinan dan angka pengangguran meningkat. Apalagi kalau kita menggunakan standar International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa orang yang bekerja adalah yang jam kerja nya 8 jam perminggu," terang Said.
Terpisah, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menuturkan salah satu cara untuk menekan angka pengangguran yakni melalui penyelenggaraan job fair.
"Kami berupaya menekan angka pengangguran dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatihan kerja, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja," ujarnya.
Penurunan jumlah penganggur menunjukkan bahwa jumlah kesempatan kerja yang tercipta lebih besar daripada pertambahan angkatan kerja baru sehingga jumlah pengangguran terbuka pun menjadi berkurang.
Berdasarkan data Kemenaker, Pada 2015 jumlah tenaga kerja yang diserap sebanyak 2,88 juta orang, lalu di 2016 sebanyak 2,45 juta orang, dan pada 2017 sebanyak 2,67 juta orang.
"Dalam tiga tahun terakhir kami berhasil membuka 8 juta lapangan pekerjaan baru. Tahun ini, target kami 2,8 juta orang. Target pak Jokowi kan dalam lima tahun dibuka 10 juta lapangan kerja baru dan itu pasti tercapai," ucap Hanif
Review artikel:menurut saya,lowongan kerja diindonesia ditahun 2019 nanti harus ditambah agar berkurang jumlah pengangguran di indonesia,dan dengan banyaknya lowongan kerja yang tersedia,banyak orang akan mendapatkan pekerjaan.
Sumber: https://m.bisnis.com/finansial/read/20180923/12/841154/2019-pengangguran-diproyeksi-turun-ke-level-47
Subscribe to:
Comments (Atom)
